Mari Membangun Bangsa Lewat
Gemar Membaca
Oleh : Priyo Sularso
Kemajuan suatu bangsa dan Negara dapat
dilihat dari kemajuan perpustakaan dan budaya membaca rakyatnya. Sebagai
contoh, bangsa Cina memiliki budaya literasi untuk melestarikan ajaran dan budaya
leluhurnya sehingga ilmu pengetahuan berkembang pesat dan menjadikan Cina
memiliki budaya dan ilmu pengetahuan tertua di dunia. Pada dekade 1940-an,
Jepang mampu membusungkan dada di antara bangsa – bangsa yang berebut pengaruh
di kawasan Asia. Kemajuan teknologinya sejajar dengan bangsa – bangsa Eropa
yang menguasai wilayah di beberapa belahan Bumi dalam mencari rempah – rempah
dan tambang sehingga dapat menciptakan koloni – koloni kekuasaan di beberapa
negara kawasan Asia Tenggara dan sekitarnya. Jepang sudah yang sudah maju dalam
bidang literalisasi berbasis budaya lokalnya mampu membuat perpustakaan –
perpustakaan yang menunjang kemajuan dan ketahanan budaya Jepang sehingga
Jepang disegani kawasan Asia.
Negara Singapura, tetangga terdekat kita yang
umur negaranya relatif muda dari Indonesia, mampu menyaingi Negara – Negara di
sekitarnya dengan kemajuan di segala bidang ilmu pengetahuan dan teknologinya.
Hal ini tidak terlepas dari pembangunan dan penyediaan perpustakaan yang
tersebar hampir seluruh wilayah Negara ini. Perpustakaan sebagai penunjang
utama dan pemacu kemajuan dunia pendidikan.
Jadi, kemajuan suatu bangsa dapat dilihat
dari kebiasaan dan nkebutuhan rakyatnya untuk membaca. Kegiatan membaca dapat
memberikan dampak yang besar terhadap sumber daya manusianya, diantaranya
sebagai berikut.
a.
Berdampak pada kemampuan berpikir
Seperti pisau yang semakin sering diasah
akan semakin tajam, begitu pula kemampuan berpikir manusia. Bacalah buku apa
saja dan pilihlah yang Anda suka sehingga otak akan banyak merekam sesuai
dengan bacaan yang Anda baca. Menurut para ahli, keuntungan dari membaca buku
dapat memberikan dampak yang menyenangkan bagi otak kita. Membaca juga membantu
meningkatlan kemampuan kognitif dan meningkatkan perbendaharaan kosakata.
b.
Menungkatnya pemahaman
kebiasaan membaca oleh siswa maupun
mahasiswa meningkatkan pemahaman dan memori otak. Hal yang semula tidak
dimengerti menjadi lebih jelas setelah membaca. Logikanya sederhana saja, tidak
mungkin siswa atau mahasiswa memahami materi pelajaran/kuliah kalau mereka
tidak membaca. Hal tersebut membuktikan bahwa membaca sangat berperan dalam
membantu seseorang untuk meningkatkan pemahamannya terhadap suatu bahan/materi
yang dipelajari.
c.
Menambah wawasan dan ilmu pengetahuan
Manfaat yang satu ini mungkin sudah
sering kita dengar semenjak kita masihb kecil. Kita pasti ingat berapa kali
guru – guru kita meningkatlan bahwa membaca merupakan sarana untuk membuka
cakrawala dunia. Dengan memiliki banyak wawasan dan ilmubn pengetahuan, kita
akan lebih percaya diri dalam menatap dunia, mampu menyesuaikan diri dalam
berbagai pergaulan, dan tetap dapat bertahan dalam menghadapi gejolak zaman.
d.
Mengasah kemampuan menulis
Selain menambah wawasan dan ilmu
pengetahuan, membaca juga dapat mengasah kemampuan menulis Anda. Selain karena
wawasan Anda untuk bahan menulis semakin luas, Anda juga dapat mempelajari gaya
– gaya menulis orang lain dengan membaca tulisannya. Lewat membaca, Anda dapat
mendapatkan kekayaan ide yang melimpah untuk menulis.
e.
Berdampak pada kemampuan berbicara di depan umum
Membaca adalah aktivitas yang akan
membuka cakrawala dan pengetahuan Anda terhadap dunia. Terbatasnya jangkauan
diri kita terhadap peristiwa – peristiwa di dunia, hanya dapat dijangkau dengan
membaca. Selain mendapatkan informasin tentang berbagai peristiwa, membaca juga
mampu meningkatkan pola pikir, kreativitas, dan kemampuan verbal karena membaca
akan memperkaya kosakata dan kekuatan kata – kata. Meningkatnya pola pikir,
kreativitas, dan kemampun verbal akan sangat mendukung dalam meningkatkan
kemampuan berbicara di depan umum.
Komentar
Posting Komentar